Tampilkan postingan dengan label psikoterapi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label psikoterapi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 September 2011

Kekuatan Ikhlas Yang Menyembuhkan

by : Asep Chandra

KEKUATAN
jiwa adalah sebuah potensi yang tidak tampak tetapi efeknya luar biasa. Dengan menggunakan kekuatan jiwa, beragam penyakit mulai dari yang ringan hingga berat sebenarnya dapat disembuhkan.

Seperti diungkapkan praktisi dan pengajar penyembuhan holistik, Reza Gunawan, pada dasarnya setiap manusia bisa menyembuhkan dirinya sendiri, tapi tidak semua orang tahu caranya. Salah satu kunci kekuatan jiwa yang dapat menyembuhkan penyakit adalah perasaan ikhlas. Menurut Reza, rasa ikhlas secara sederhana dapat diartikan dengan perasaan berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Ikhlas adalah sesuatu yang mungkin hanya dapat digambarkan dengan perasaan seperti ini. Apapun kenyataan hidup, sudah tidak lagi berbenturan dengan keinginan dan hasrat karena kita sudah bisa menerima dengan apa adanya," ungkap Reza di sela-sela kampanye 'Mizone Jadi 100% Kamu' di Jakarta, Selasa (24/6) kemarin.

Ikhlas, terang Reza, dapat menyembuhkan dengan cara menyelaraskan tubuh dan pikiran, selain juga menetralisir pikiran dan perasaan supaya tidak terpendam dan menumpuk dalam hati. Ikhlas merupakan bagian dari konsep sehat secara holistik yakni keselerasan dan keseimbangan antara tiga unsur yakni tubuh (body), pikiran (mind) dan jiwa (mood).

"Kalau badan kita sudah muncul keluhan seperti sakit-sakit, itu berarti timbunan dalam pikiran dan jiwa sudah terlalu banyak. Dengan hati yang ikhlas, gelombang dan detak jantung menjadi lebih selaras atau harmonis. Jantung itu pemimpinnya tubuh karena dengan jantung yang selaras maka otak berfungsi maksimal. Kalau jantung atau perasaan kita korslet, otak tidak akan bisa berfungnsi maksimal. Jadi, dengan ikhlas jelas akan membuat tubuh menjadi lebih sehat," paparnya.

Untuk mencapai dan mewujudkan perasaan ikhlas dalam hati, Reza menyatakan setiap orang tentu memiliki kemampuan berbeda. Untuk itulah, Reza menyarankan untuk membiasakan diri berlatih secara bertahap dan rutin.

"Ada tiga langkah yang dapat dilakukan untuk melatih diri supaya ikhlas, yang pertama Sering-seringlah berhenti dan bernafas untuk mengistirahatkan pikiran, ingat bahwa sesuatu tidak ada yang kekal dan belajar untuk menerima atau mengikhlaskan diri dari tahap yang paling mudah," tandasnya.

Tiga Tips Melatih Ikhlas

1. Sering-seringlah berhenti dan bernafas (rileks) untuk mengistirahatkan pikiran. Manusia seringkali sulit mencapai keikhlasan karena pikirannya jalan terus. Dengan latihan ini, kita juga akan bebas dari ketegangan.

2. Selalu ingat bahwa segala sesuatu selalu akan berubah. Seseorang susah ikhlas karena menilai segalanya bersifat kekal, padahal apa yang tidak kita dapatkan sementara ini pada suatu hari nanti akan berubah. "Tidak ada yang kekal atau tetap, mungkin situasinya yang berubah atau keinginan kita yang berubah. Jadi apa yang kita sukai atau pun kita tak sukai tentu akan berubah," terang Reza..

3. Start di titik yang paling mudah. Belajarlah untuk mulai menerima hal-hal yang ringan atau gampang dulu. Untuk bisa merasa ikhlas memang tidak mudah dan terpulang kepada pribadi masing-masing. Tetapi mulailah untuk menerima kenyataan yang paling ringan dulu. Dengan begitu, otot ikhlas kita akan terlatih.

Reza mencontohkannya dengan sebuah kasus ketika Anda marah karena tak bisa menerima bos di kantor yang tak berlaku adil. Kalau Anda tidak bisa memaafkan orangnya, cobalah untuk memaafkan atau mengikhlaskan dulu perilakunya. Bila ini masih sulit, mulailah untuk mengikhlaskan perasaan kita bahwa kita sedang marah.

"Kalaupun memang tidak bisa juga ikhlas dengan perasaan kita sendiri, minimal ikhlaskan dulu bahwa kita memang belum bisa ikhlas. Jadi, pada tahap paling ringan itulah yang dapat menjadi pintu paling gampang menuju gerbang keikhlasan," pungkasnya.

sumber : http://nasional.kompas.com/read/2008/06/25/15470767/kekuatan.ikhlas.yang.menyembuhkan

Kamis, 28 Juli 2011

Anda Cemas Gula Darah Tancap Gas

" Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila Ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah (QS Al Ma'arij :19-20)"

Hampir tiap orang pernah merasakan cemas, atau ada yang sering cemas bahkan adapula yang hidupnya diselimuti kecemasan. Suasana jiwa semacam ini bisa saja dipengaruhi oleh ragam masalah yang dihadapi atau dikhawatirkan menghadangnya, apakah masalah rumah angga, suami cemas dengan ulah istri, atau sebaliknya istri resah dengan perilaku suami. Bisa juga kecemasan dipicu kekhawatiran orang tua terhadap perilaku atau masalah yang dihadapi anak anaknya. Mungkin juga kecemasan ditengarai tak sejalannya harapan orang tua terhadap realitas aktivitas anak, dan lainnya.

Adapula kecemasan yang dipicu oleh tekanan ekonomi, hutang atau lilitan masalah yang tak kunjung usai atau teratasi. Al hasil setiap orang bisa saja berbeda dalam menyikapi masalah dan kecemasan., dan hal itu terpulang dari tingkat keimanannya. Semakin baik keimanan seseorang, tentu dia semakin arif dalam menghadapi setiap masalah dan kecemasan. Sebaliknya rendahnya keimanan bisa berdampak pada perilaku tak terpuji atau menyebabkan jiwa dan raganya terpuruk bagi mereka yang dililit masalah atau kecemasan dari persoalan sepele sekalipun.

Nyatanya kecemasan yang berlebihan atau juga disebut dengan anxietas dalam istilah psikologi atau kedokteran konvesional berotensimerusak kesehatan. Sebab anxietas atau kecemasan itu timbul akibat adanya respons terhadap kondisi stress atau konflik.Rangsangan berupa konflik, baik yang datang dari luar maupun dari dalam diri sendiri, itu menimbulkan respons dari sistem saraf yang mengaur pelepasan hormon tetrtentu. Akibat pelepasan hormon tersebut, muncul perangsangan pada organ organ seperti lambung, pankreas, jantung, pembuluh darah maupun alat alat gerak.

Ulama terkemuka Imam Hasan Al Basri, ketika ditanya oleh sahabatnya, mengapa dia selalu tampak begitu tenang dan jauh dari kecemasan? Dia menjawab, bahwa dirinya tenang antara lain; pertama dia tidak pernah khawatir soal rizki karena rizkinya sudah ditetapkan ALLAH ta'ala.Kedua; dia tenang karena yakin akan mati, sehingga yang dia lakukan adalah mempersiapkan kematian itu sendiri.

Sementara itu Dr.Ahmad Husain Ali Salim mengungkapkan beberapa laporan statistik yang mengindikasikan bahwa persentase terbesar dari orang orang sakit yang biasa selalu bolak balik untuk cek rutin, sesungguhnya mereka secara mendasar mengadukan tentang guncangan emosional yang timbul dari problematika psikologis. Dan yang diperlukan oleh para penderita tersebut bukan terapi medis, namun sebenarnya mereka memerlukan terapi psikologis.

"Sekarang yang terkenal dikalangan dokter adalah bahwa nasihat yang baik untuk para penderita adalah membebaskan diri dari rasa cemas. A; Qur an sudah mendahului ilmu kedokteran modern dalam memberikan perhatian untuk mengarahkan manusia supaya mengontrol dan menguasai emosi mereka, "ujar Dr. Ahmad Husain Ali Salim.

Untuk itu bagi mereka yang mudah cemas atau mudah dirundung kecemasan segera berhati hati, sebab cemas sangat efektif membuat gula darah mereka tancap gas atau melambung lantaran terkurasnya cadangan energi organ tubuh, khususnya pankreas. Sehingga organ yang dikenal sebagai pabrik insulin tubuh ini mengalami kelelahan, yang pada gilirannya mengganggu produksi insulin. Dengan mogknya produksi insulin, distribusi gula darah yang diubah menjadi energi akan terganggu. akibatnya gula darah menumpuk dan masuk ke darah.

Untuk mengatasi kecemasan ini diantaranya melazimkan bacaan doa sebelum tidur, sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. "ALLAHUMMA ASLAMTU NAFSI ILAIKA WAFAWADLTU AMRII ILAIKA WA ALJA'TU ZHAHRI ILAIKA RAHBATAN WA RAGHBATAN ILAIKA LAA MALJA'A WALAA MANJAA MINKA ILLA ILAIKA AMANTU BIKITAABIKA ALLADZI ANZALTA WA BINABIYYIKA ALLADZII ARSALTA" (ya ALLAH ya THANku aku berserah diri kepada Mu, aku serahkan urusanku kepada-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dalam keadaan harap dan cemas, karena tidak ada tempat berlindung dan tempat yang aman dari adzab-Mu kecuali dengan berlindung kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau turunkan dan aku beriman kepada nabi-Mu yang telah Engkau utus). Apabila kamu meninggal (pada malam itu) maka kamu meninggal dalam keadaan fitrah. (HR Imam Bukhari)

Rasulullah SAW. Setiap kali beliau singgah pada suatu tempat, beliau banyak membaca : "ALLAHUMMA INNI A'UUDZUBIKA MINAL HAMMI WAL HAZANI WAL 'AJZI WAL KASALI WAL BUKHLI WAL JUBNI WAL DLALA'ID DAINI WA'ALAIHI WA GHALABATIRRIJAALI" (ya ALLAH aku berlindung kepada-Mu dari keluh lesah dan kesedihan, dari kelemahan dan kemalasan dari sifat bakhil dan penakut dan dari lilitan hutang dan penindasan). (HR Imam Bukhari).

Dalam riwayat yang lain Zubair bin 'Adi mengatakan pernah kami mendatangi Anas bin Malik, kemudian kami mengutarakan kepadanya keluh kesah kami tentang ulah para jamaah haji. maka dia menjawab : "Bersabarlah, sebab tidaklah kalian menjalani suatu zaman, melainkan sesudahnya lebih buruk daripadanya, sampai kalian menjumpai Rabb kalian. Aku mendengar hadist ini dari nabi kalian Salallahu 'alaihi wassalam" (HR Imam Bukhari)"

Sumber: Tabloid Bekam edisi 3-2011

Minggu, 19 Juni 2011

Sudahkah Anda Tersenyum Hari ini ???

Satu ajaran Rasulullah yang terlihat remeh namun sangat besar artinya adalah senyum. Dalam hadist hadistnya Rasulullah bersabda,

"Anak keturunan Adam memiliki kewajiban untuk bersedekah setiap harinya sejak matahari mulai terbit". Seorang sahabat yang tidak memiliki apa pun untuk disedekahkan bertanya, “Jika kami ingin bersedekah, namun kami tidak memiliki apa pun, lantas apa yang bisa kami sedekahkan dan bagaimana kami menyedekahkannya?” Rasulullah mengatakan, “Senyum kalian bagi saudaranya adalah sedekah, beramar makruf dan nahi mungkar yang kalian lakukan untuk saudaranya juga sedekah, dan kalian menunjukkan jalan bagi seseorang yang tersesat juga sedekah.” (HR Tirmizi dan Abu Dzar).

“Tersenyum ketika bertemu saudaramu adalah ibadah.” (HR Trimidzi, Ibnu Hibban, dan Baihaqi).

Salah seorang sahabat, Abdullah bin Harits, pernah menuturkan tentang Rasulullah SAW, “Tidak pernah aku melihat seseorang yang lebih banyak tersenyum daripada Rasulullah SAW.” (HR Tirmidzi).

“Janganlah kamu meremehkan kebaikan sekecil apa pun, sekalipun itu hanya bermuka manis saat berjumpa saudaramu.” (HR Muslim).

Senyum...satu kata yang ringan tapi terkadang berat untuk dilakukan apalagi kalau situasi hati sedang kacau balau....tapi tahukah kita bahwa senyum merupakan teknik detoksifikasi yang paling mudah untuk meruntuhkan segala perasaan kacau didalam diri kita.Nampaknya ini sejalan dengan hadist yang mengatakan senyum adalah sedekah sedangkan sedekah mensucikan harta dan jiwa.


Sebuah jurnal psychology science telah mengungkapkan keterkaitan antara senyum dan kualitas hidup. Peneliti percaya, lebarnya senyuman dan dalamnya kerutan di sekitar mata adalah cermin positif dari hidup seseorang yang dapat diterjemahkan dalam kesehatan jangka panjang yang lebih baik. Senyum dapat menngendurkan ratusan uraf syaraf yang tegang diwajah kita

Senyum dihubungkan dengan karakter seseorang, karena tidak sedikit ditemukan sifat individu yang “murah senyum”. Senyum banyak dikaitkan dengan perasaan hati, kondisi jiwa, dan mood. Senyum dapat mempengaruhi kesehatan, tingkat stress, dan daya tarik anda. Senyum juga dipercaya sebagai salah satu jalan jika ingin awet muda. Senyum diketahui mempunyai manfaat untuk kesehatan diantaranya yaitu :

1. Senyum membuat anda lebih menarik.
Siapa yang tidak suka dengan orang yang senang tersenyum???? tentunya k
ita akan lebih memilih berkawan dengan orang yang mudah tersenyum karena orang yang selalu tersenyum memiliki daya tarik tersendiri. sebaliknya wajah yang berkerut, cemberut, membuat orang menjauh dari anda,

2. Senyum akan merubah mood kita dan merangsang mood orang lain
Pernahkah kita merasa ketika suau waktu diri kita sedang mengalami bad mood...kemudian bertemu dengan saudara kita yang sedang memasang wajah senyum??? apa yang kita rasakan??? pastinya mood jelek kita akan berangsur hilang. Itulah keajiban senyum, bukan hanya dirasakan oleh diri sendiri tetapi juga kebahagiaan buat orang yang ada di
sekitarnya. Seringlah tersenyum maka anda akan disukai oleh banyak orang.

4. Senyum dapat Mengurangi stress dan mengubah mood kit
a

Rasa sedih akan mengganggu oragan paru paru, rasa tertekan akan mengganggu kerja hati, dan empedu, rasatakut akan mengganggu kerja ginjal rasa kecewa akan mengganggu kerja limpa,rasa marah akan mengganggu kerja jantung.

Stress secara nyata dapat muncul di wajah anda. Senyum membantu mencegah kesan bahwa kita sebenarnya sedang lelah atau merasa ”down”. Jika anda sedang stresss cobalah untuk tersenyum, maka stress anda akan berkurang dan anda akan merasa lebih baik untuk membuat langkah selanjutnya.Ketika anda merasa jatuh atau “down” cobalah untuk tersenyum. Mungkin saja mood anda akan berubah menjadi lebih baik.

5. Senyum meningkatkan sistem imun (kekebalan) tubuh anda
Senyum dapat membantu kerja imun tubuh agar dapat bekerja dengan baik. Ketika anda tersenyum, fungsi imun meningkatkan kemungkinan anda menjadi lebih rileks.

6. Senyum menurunkan tekanan darah anda
Ketika anda tersenyum,maka tekanan darah anda akan menurun. Jika anda tak percaya, anda boleh mencobanya sendiri, jika anda memiliki alat pengukur tekanan darah di rumah anda.

7. Senyum mengeluarkan endorphins, (pereda rasa sakit secara alami) dan serotonin
Beberapa studi telah menunjukkan bahwa senyum dapat merangsang pengeluaran endorphin, pereda rasa sakit yang alami, serta serotonin. Senyum memang obat yang alami.

8. Senyum dapat melenturkan kulit wajah dan membuat anda terlihat lebih muda
Ketika kita tersenyum sebenarnya ada ratusan urat dyaraf yang sedang mengendur dan secara otomatis otot-otot yang digunakan untuk tersenyum ikut membuat anda terlihat lebih muda. Jika anda ingin sesuatu yang beda, maka berikan senyum anda sepanjang hari, maka anda akan terlihat lebih muda, dan merasa lebih baik.

9. Senyum membuat anda tampak sukses
Orang yang tersenyum terlihat lebih percaya diri dalam menjalani hidupnya. Cobalah tersenyum saat anda melakukan pertemuan dan saat ada janji, yakin rekan-rekan kerja, sahabat, orang-orang terdekat anda akan merasakan sesuatu yang berbeda.

10. Senyum membuat anda tetap positif
Cobalah tes ini: Senyumlah. Lalu sekarang cobalah berpikir sesuatu yang negatif tanpa berhenti tersenyum. Sulit kan ? . Karena ketika anda tersenyum maka senyum tersebut akan mengirimkan sinyal ke tubuh anda bahwa “hidup anda saat ini baik-baik saja”.

Maka jauhkan diri anda dari depresi, stress, dan rasa khawatir dengan satu kata yaitu “senyum”, tentu saja dengan memberikan senyum pada tempat dan suasana yang tepat, tidak kemudian berlebihan. Karena jika berlebihan, maka tentu orang lain akan menganggap anda kurang waras…lalu pertanyaan sederhananya… “sudahkan anda tersenyum hari ini…??”


(Dikutip dari berbagai sumber)